Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Mei 2008

Cara Cepat Compile Kernel di Ubuntu

Pertama-tama Anda siapkan dulu paket-paket yang dibutuhkan:

$ apt-get install kernel-package libncurses5-dev build-essential fakeroot


Download kernel linux yang akan di compile langsung dari kernel.org :

$ wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.16.13.tar.bz2


Kemudian extract source kernel tersebut:

$ tar -jxf linux-2.6.16.13.tar.bz2
$ cd linux-2.6.16-13


Mungkin anda mau pakai konfigurasi kernel yang lama, atau sebelumnya sudah pernah compile kernel dan anda masih punya file konfigurasinya (file yang bernama .config). Anda bisa gunakan konfigurasi itu pada kernel yang baru.


Sebagai contoh anda mau menggunakan konfigurasi dari kernel yang ada di /boot/config-2.6.10-5-386. Tinggal copy saja:

$ cp /boot/config-2.6.10-5-386 ./.config


Setelah itu jalankan perintah berikut untuk menyesuaikan konfigurasi yang lama dengan konfigurasi yang baru, karna di kernel baru biasanya ada tambahan modul-modul baru.


$ make oldconfig

Setelah itu akan ditanya modul-modul yang baru, untuk amannya tekan saja enter terus. Jika selesai, ubah konfigurasinya:


$ make menuconfig


Setelah selesai dan konfigurasi yang baru disimpan, mari kita compile kernel yang baru dengan perintah berikut:


$ fakeroot make-kpkg –initrd –bzimage kernel_image

Penjelasan perintah:

· fakeroot untuk menjalankan suatu perintah dengan berpura-pura sebagai root, karena perintah make-kpkg harus dijalankan dalam mode super user, tapi bisa kita tipu sama fakeroot

· make-kpkg untuk membuat paket kernel dari source kernel linux

· –initrd adalah switch untuk membuat file initrd.img

· –bzimage adalah switch untuk membuat kernel yang terkompresi dengan bzip2

· kernel_image adalah perintah untuk make-kpkg untuk membuat image kernel

Jika sudah selesai dan compile berhasil, Anda akan menemukan hasil file paket kernel di direktori diatas direktori kerja kamu.


$ cd ..
$ ls -l *.deb
-rw-r–r– 1 ivan ivan 12627902 2006-03-18 04:06 kernel-image-2.6.15_10.00.Custom_i386.deb

Selamat! Anda sudah berhasil meng-compile kernel anda sendiri. Sekarang tinggal menginstallnya:


$ sudo dpkg -i kernel-image-2.6.15_10.00.Custom_i386.deb

Jika sudah selesai, anda bisa langsung mencoba kernel terbaru tersebut dengan me-restart sistem anda.

Bash Script

Bash (Bourne Againt Shell) Script merupakan sebuah bahasa pemprograman shell yang populer di Sistem Operasi Linux. Sedangkan Shell merupakan bahasa pemprograman yang bertipe interpreter, bukan compiler. Sama dengan VBScript di Windows. Shell menggunakan dialek bahasa MIRIP dengan c atau java.


Contoh Shell Programming :

· Perl

· Tcl

· Python

· Ruby


Sha-Bang

· Cara membedakan sebuah shell programming dapat dilihat dari penanda yang bernama ”Sha-Bang”.

· Sha-Bang terdiri dari 2 karakter. Contoh :

· #!

· #!/bin/sh

· #!/bin/bash

· #!/usr/bin/perl

· #!/usr/bin/tcl

· #!/bin/sed -f

· #!/usr/awk -f


Variabel dalam Bash bersifat case sensitive. Tidak perlu menyebutkan tipe data, karena bash akan secara otomatis menyesuaikannya. Sama halnya seperti pada php.

Contoh:

x = 123

y = ”12345”



Tanda # menyatakan komentar, tidak ikut dijalankan baris di sebelah kanannya.

Misalnya :


# echo ”keluar”

Jika menulis beberapa syntax dalam 1 baris, harus diberi pemisah berupa tanda ;


Contoh:

echo ”test”; echo ”percobaan pertama”

Untuk menampilkan value dari variabel tersebut, maka perlu ditambah tanda $ didepan variabel tersebut.


Contoh:

x = 12345

echo $x


by : Yohanes

Editor Console Vi pada Linux

Pengenalan editor pada linux dimaksudkan agar kita terbiasa dengan pengeditan file dengan terminal.


konfigurasi secara mudah secara text mode. Banyak sekali text editor yang terdapat pada unix, salah satunya vi. Dipilihnya vi sebagai bahan praktikan karena kemudahannya.

Dari konsole lakukan beberapa perintah berikut :

#vi [namafile] à #vi data.txt


Selanjutnya, untuk menyisip karakter. Terlebih dahulu tekanlah tombol Escape atau tekan huruf “i “, ini berarti kita bekerja pada mode write. Untuk menandai pada pojok kiri bawah ada tulisan “insert” ataupun “replace”. Untuk menyimpan file, kita harus masuk ke mode Command. Tekanlah escape sekali lagi dan kita telah masuk mode command. Ditandai dengan hilangya tulisan pada pojok kiri bawah.


Beberapa sintaks pada mode command vi.

Command

Fungsi

:w

Menulis atau menyimpan pekerjaan kita.

:wq

Menyimpan dan keluar dari text editor.

/[karakter]

Melakukan pencarian kata sesuai dengan karakter yang dicari.

x yy

Mengcopy sebanyak x baris.

p

Melakukan paste.

x dd

Melakukan penghapusan sebanyak x baris.

: set number

Menampilkan nomor baris.

: x

Menuju ke baris x.

: help

Melihat file bantuan/tutorial.

Ctrl + d

Bergerak setengah layar ke bawah.

Ctrl + f

Bergerak setengah layar ke atas.



Terkadang file yang akan kita kerjakan tidak mau berjalan sesuai perintah-perintah di atas. Maka kita dapat menambahkan option ! yang artinya bersifat memaksa.

by : Yohanes

Perintah-perintah dasar Linux

Berikut adalah perintah-perintah dasar yang paling sering digunakan pada Terminal di Linux. Dan tanpa basa-basi saya perkenalkan satu-satu.

1. cd

Perintah cd (change direktori) seperti halnya perintah cd pada DOS, tetapi dengan sedikit tambahan. Seperti kepanjangannya yang berarti berpindah direktori. Sintaks :
cd [parameter] [nama direktori]
Setelah perintah cd kita dapat menambahkan beberapa parameter antara lain :
Tanda “.” atau “..”
Adalah perintah untuk masuk ke diretori yang berada diatas direktori anda

Contoh :
user@himatif:~$cd ..
Diikuti letak direktori
Merupakan parameter yang berfungsi untuk masuk atau menuju direktori tertentu sesuai dengan keinginan user. Untuk beberapa direktori tergantung akan hak aksesnya.

Contoh :
user@himatif:~$ cd /etc/

2. cat

Perintah cat berfungsi untuk menampilkan isi suatu file ke layar. Biasanya untuk membaca file non binari.

Contoh :
user@himatif:~$ cat /etc/passwd

3. ls

Perintah ls (LiSt) sama halnya dengan perintah dir pada DOS, tetapi dengan
banyak penambahan parameter dibelakang tanda “”.

ls [parameter ]
Parameter-parameteryang digunakan antara lain :

-a ( all )
menampilkan seluruh file dalam direktori, termasuk file yang tersembunyi ( hidden file ) ingat hidden file dalam Unix adalah file yang diawali dengan tanda titik.

-R
menampilkan seluruh isi direktori dan jika didalam direktori itu ada direktori yang lainnya maka direktori tersebut juga dilistkan isinya ( rekursi).

-l
Menampilkan file beserta informasi file tersebut ( dalam bentuk long listing format )

Contoh :
user@himatif:~$ ls a

Dari beberapa parameter dapat pula digabungkan ataupun dikombinasikan.
user@himatif:~$ ls al image/*.jpg
Yang artinya bahwa sebuah file image berekstensi .jpg ditampilkan seluruhnya dalam bentuk long listing format. Bentuk long listing format akan di dapatkan pada praktikum.

4. mkdir

Merupakan comand line yang berfungsi untuk membuat direktori kosong.
Contoh :
user@himatif:~$ mkdir cobadir
Atau jika pada direktori lain :
user@himatif:~$ mkdir /home/user/cobadir

5. rmdir (remove)

Merupakan command Line yang berfungsi untuk menghapus direktori.
Contoh :
user@himatif:~$ rmdir cobadir
Perintah rm juga dapat dikombinasikan dengan perintah – perintah sebelumnya di atas seperti

v ( verbose ), d ( directory = unlink file ), f (force), I ( interactive ).

6. touch

Perintah touch sama halnya dengan mkdir, tetapi touch hanya untuk membuat file dengan nilai 0 byte, jika pada direktori tersebut telah tedapat file dengan nama yang sama maka dibatalkan.
Contoh :
user@himatif:~$ touch namafile /opt/ifupn.txt

7. mv

Perintah mv berfungsi untuk memindah file antar direktori ( pada DOS adalah perintah MOVE ), perintah mv bisa juga untuk mengganti nama file.
Sintaks :

mv [parameter] [namafile dan direktori] [letak direktori baru]
Parameter yang biasa digunakan :

f
dengan option ini maka tidak akan ditampilkan warning jikalau ada proses overwritten data.

i
option ini adalah kebalikan dari parameter f, kita akan diberi warning jikalau ada overwritten data.

v
menampilkan seluruh informasi selama proses pemindahan data.

Contoh :
user@himatif:~$ mv v cobacat /opt/cobacat

8. cp

Perintah cp sama seperti perintah COPY pada DOS, dan XCOPY dengan beberapa parameter.
Sintaks :
cp [parameter] [namafile dan direktori] [tempat file baru]

Contoh :
Melakukan pengkopian file cobacat kedirektori /home/xcool
user@himatif:~$ cp I cobacat /home/user

9. chown

Perintah chown adalah perintah untuk mengubah hak kepemilikan suatu file. Dalam Linux, setiap file atau direktori memiliki hak kepemilikan yang berbeda, dimana diatur menurut hak User, hak owner, dan hak. Option yang dapat digunakan :

R
Pengulangan, yaitu mengubah hak kepemilikan selutuh file dalam
direktori tersebut.

v
Verbose mode. Menampilkan status seluruh aksi dari perintah
chown. Baik untuk file yang telah diubah maupun untuk file yang tidak
diubah dalam direktori.

c
Sama seperti parameter v
tetapi hanya menampikan status file
yang dapat diubah.

Contoh :
Mengubah kepemilikan file belajar.txt menjadi tidak dimiliki oleh user.
user@himatif:~$ sudo chown user1 /home/belajar.txt

Contoh Lain :
Mengubah hak kepemilikan untuk seluruh file dengan akhiran jpg dengan user user1 dan group himatif.
user@himatif:~$ sudo chown Rc user1.himatif *.jpg

10. chgrp
chgrp (Change GrouP) sama dengan chown yaitu mengubah kepemilikan suatu file. Jika chown untuk user, maka chgrp untuk pengubahan group.
Sintaks :
chgrp [parameter] [group] [file|direktori]

Contoh :
Mengubah kepemilikan /home/xcool menjadi hak kepemilikan atas root .
user@himatif:~$ sudo chgrp root /home/user

11. chmod
Ada dua cara untuk menggunakan Command Line chmod, antara lain :

a. Dengan ekspresi huruf.

yaitu dengan memberikan tanda – untuk mengurangi/menghapus atribut dan
dengan menggunakan tanda + untuk menambah atribut file.

Sintak yang digunakan :
chmod [parameter] [hak kepemilikan] [atau +] [Hak Akses] [namafile]

Untuk parameter, yang dapat digunakan antara lain :
R
Pengulangan, yaitu mengubah hak kepemilikan seluruh file dalam direktori tersebut.

v
Verbose mode. Menampilkan status seluruh aksi dari perintah chmod. Baik untuk file yang telah diubah maupun untuk file yang tidak diubah dalam direktori.

c
Sama seperti parameter v tetapi hanya menampikan status file yang dapat diubah.

Untuk hak kepemilikan terbagi atas tiga yaitu :

u ( User, yaitu pemilik file atau user yang sedang aktif )
g (Group, yaitu user yang berada satu group dengan user aktif)
o( other, yaitu user yang tidak dalam satu group dengan user aktif )

Jika ingin mengubah semua, tanpa spesifikasi bisa dengan menggunakan a+ untuk menambah semua, dan auntuk mengurangi.

Untuk hak akses terdiri atas tiga command yaitu :
w (write, yaitu hak untuk menulis ulang file tersebut, menimpa atau mengganti isi file tersebut )
r ( read, yaitu hak untuk membaca file tersebut ).
x (execution, yaitu hak mengeksekusi, dan menjalankan file tersebut).

Untuk lebih jelasnya contoh :
Pada kasus dibawah atribut file sebelum diubah adalah :
user@himatif:~$ ls l

-rw-rw-r-- 1 user user0 Jun 21 02:39 belajar.txt

Pada file pertama berarti bahwa belajar.txt memiliki hak akses sebagai berikut:
- menunjukan file, jika direktori berisi “d”.

rw- user memiliki hak akses untuk membaca ( r ), menulisi ( w ).
rw- group memiliki hak akses untuk membaca ( r ), menulisi ( w ).
r-- other hanya memiliki hak membaca ( r ) saja.

Mengubah hak akses :

user@himatif:/home/user$ sudo chmod u+x belajar.txt

Dengan perintah ls l, akan didapatkan hasil seperti dibawah :

Bandingkan baris pertama tersebut dengan diatasnya, akan terlihat bahwa pada hak akses pada permision user (u) terdapat tambahan x user@himatif:/home/user$ ls –l
-rw-rw-r-- 1 user user0 Jun 21 02:39 belajar.txt


b. Dengan mode oktal.
Untuk mengubah ke mode oktal, sintaks yang digunakan sama seperti jika kita
langsung menuliskan hak akses , tetapi diubah ke bentuk bilangan :
r --> read diubah ke angka 4
w --> writte diubah ke angka 2
x --> executable diubah ke angka 1

Sedangkan untuk hak kepemilikan memiliki format sebagai berikut :

user, dengan format x--, (x ratusan )
group, dengan format x-, (x puluhan)
other, dengan format x, (x satuan)

Untuk menentukan nilai hak akses kita harus merubah x dengan hak aksesnya dan kemudian ditambahkan.

Contoh :
-rw-rwr-- 1 user user 0 Jun 21 02:39 belajar.txt,
dapat diuraikan menjadi :

rw (untuk user ) maka jika dioktalkan akan menjadi 400+200 +000= 600
rw- (untuk group) maka jika diubah ke oktal akan menjadi 40+20+00=640
r-- (untuk other) maka jika dioktalkan akan menjadi 4+0+0 = 4
Kemudian ditambahkan akan didapat = 644

Jadi jikalau kita ingin mengubah hak kepemilikan file informatika.txt menjadi rwrwr, yang kita ketikkan adalah :
user@himatif:~$ chmod 644 coba.txt

by : Yohanes